Gas rumah kaca adalah gas penyebab efek rumah kaca yang berada di atmosfer bumi baik muncul secara alami karena suatu kejadian di alam ataupun dari aktivitas manusia itu sendiri. Adapun jenis dan contoh gas rumah kaca ini ialah seperti uap air, karbon dioksida metana dan juga nitrogen oksida.

Mengapa disebut gas rumah kaca ? Salah satu alasannya adalah mekanisme pemanasan ini sama seperti yang terjadi di rumah-rumah kaca yang digunakan untuk perkebunan di negara-negara sub tropika seperti di Eropa dan Amerika Serikat.

Biasanya para petani menggunakan rumah kaca di saat musim dingin tiba. Tanaman-tanaman yang ditanam di dalam rumah kaca ini akan tetap hidup dan tidak mati membeku oleh pengaruh musim dingin karena kaca akan menghalangi panas metahari yang masuk dan memantulkan kembali keluar.

Rumah kaca ini bisa digunakan untuk pembibitan dan berfungsi untuk menghangatkan tanaman yang berada di dalamnya. Rumah kaca ini sendiri sudah ada sejak abad ke-16 di Eropa dan biasa digunakan untuk membudidayakan mawar, lobak, sawi, brokolo, atau tanaman lainnya di musim dingin.

Sumber : brainly.co.id

Dalam artikel kali ini saya akan menyediakan pembahasan singkat mengenai apa yang dimaksud dengan gas rumah kaca ? Dan juga apa saja gas yang termasuk didalamnya atau bisa disebut dengan jenis maupun contoh.

1. Jenis dan contoh gas rumah kaca

Gas yang termasuk didalam jenis rumah kaca ini paling banyak ialah uap air karena jumlah air dibumi ini sangat banyak adanya meliputi seluruh lautan dan juga sungai sungai kecil yang tentu saja apabila cuaca semakin memanas akan menguap dan menghasilkan uap air seperti ketika kalian memasak.

A. Uap air

Seperti yang telah sedikit saya jelaskan diatas bahwa uap air termasuk jenis gas rumah kaca yang paling banyak jumlahnya dimuka bumi, dengan jumlah sebanyak itu tentunya uap air menyumbang beberapa persen atas terjadinya pemanasan global dan juga efek rumah kaca.

Uap air ini bisa muncul dari aktivitas alami seperti terjadinya peningkatan suhu pada daerah perairan seperti laut dan juga sungai kemudian air juga akan ikut mengalami peningkatan suhu yang mengakibatkan ia menguap ke atmosfer dan jadilah gas rumah kaca.

B. Karbondioksida

Selain uap air, karbon dioksida merupakan jenis gas paling banyak dalam meningkatnya efek rumah kaca karena pada asap hasil pembakaran kendaraan bermotor inilah pemicu utama semakin meningkatnya jumlah karbondioksida atau bisa disingkat dengan CO2 dalam kode ilmiahnya.

Hebatnya lagi ialah jumlah peningkatan pengguna kendaraan bermotor ini dibarengi dengan pengrusakan lahan hutan sebagai tempat tinggal utama pohon dimana sejatinya ia berfungsi sebagi penetralisir gas CO2.

Pada tahun 1970 saja pada satu juta molekul udara atau sekitar 281ppm terdapat 281 molekul karbon dioksida didalamnya, jumlah ini terus meningkat hingga mencapai 383ppm pada tahun 2007 silam.

Artikel Terkait ➡  Bacaan Niat Shalat Wajib fardhu 5 waktu bahasa arab latin beserta artinya

C. Metana

Metana adalah hidrokarbon paling sederhana yang berbentuk gas dengan rumus kimia CH4. Metana murni tidak berbau, tetapi jika digunakan untuk keperluan komersial, biasanya ditambahkan sedikit bau beleranguntuk mendeteksi kebocoran yang mungkin terjadi.

Sebagai komponen utama gas alam, metana adalah sumber bahan bakar utama. Pembakaran satu molekul metana dengan oksigen akan melepaskan satu molekul CO2(karbondioksida) dan dua molekul H2O (air):

CH4 + 2O2 → CO2 + 2H2O

Metana termasuk kedalam salah satu gas rumah kaca. Konsentrasi metana di atmosfer pada tahun 1998, dinyatakan dalam fraksi mol, adalah 1.745 nmol/mol (bagian per miliar), naik dari 700 nmol/mol pada tahun 1750. Pada tahun 2008, kandungan gas metana di atmosfer sudah meningkat kembali menjadi 1.800 nmol/mol.

Sumber : wikipedia.org.

D. Nitrogen oksida

Selanjutnya ialah nitrogen oksida atau NO adalah gas isulator panas yang sangat kuat dan pada umumnya dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil terutama pada lahan pertanian.

Faktanya ialah bahwa gas NO ini dapat menyerap panas hingga 300kali lebih kuat daripada CO2, jadi walaupun jumlahnya sedikit akan tetapi tetap saja gas ini patut diperhitungkan.

E. Gas manufaktur

Yang saya maksud disini ialah gas yang dihasilkan dari berbagai proses manufakturing seperti busa, perabot rumah tangga dan juga jok mobil yang sehari hari anda duduki.

Para ilmuan telah lama mengkhawatirkan efek yang akan ditimbulkan dari gas manufaktur ini karena dapat menyebabkan berbagai kerusakan lingkungan jika jumlahnya terus bertambah tiap waktunya.

F. CFC (chloro flouro carbon)

Gas ini paling banyak dihasilkan dari alat yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari hari manusia seperti AC dan kulkas, oleh karwna itulah jika kalian ingin ikut mencegah semakin parahnya efek rumah kaca dan pemanasan global sebaiknya kurangi penggunaan alat alat seperti ini dirumah kalian.

2. Dampak gas rumah kaca

Setelah mengetahui apa saja jenis gas rumah kaca selanjutnya mari kita beralih ke topik pembahasan nomor dua yaitu mengenai dampa yang akan ditimbulkan oleh gas atau efek rumah kaca ini bagi kehiduoan dibumi dan lingkungannya.

Oke tanpa banyak basa basi lagi karena memang saya tidak pandai melakukannya mari kita langsung masuk ke materi,

A. Perubahan iklim dan musim

Jika suhu dibumi semakin meningkat karena banyaknya gas rumah kaca yang terdapat diatmosfer maka perubahan iklim dan pergantian musim akan menjadi semakin sulit diprediksi kapan datangnya.

Para ilmuan masih meragukan apakah kelembaban yang disebabkan oleh uap air akan mengakibatkan suhu semakin panas ataukah semakin menurunkan pemanasan karena uap air merupakan salah satu gas rumah kaca yang keberadaannya akan meningkatkan efwk insulasi di atmosfer.

Namun disisi lain uap air dengan jumlah banyak akan menciptakan awan yang dapat menghalangi panas matahari sampai ke permukaan bumi, hal ini tentu akan menurunkan suhu dibumi.

Artikel Terkait ➡  10 Khasiat MANFAAT BUAH KELENGKENG Untuk Anak, diet kecantikan

B. Mencairnya es di kutub

Fenomena lain dengan meningkatnya suhu di permukaan bumi ialah dapat mencairkan seluruh es yang berada di daerah kutub baik selatan maupun utara.

Kalian tentu sudah tahu sendiri kan betapa banyaknya es disana, beribu-ribu pulau es tersebut akan dengan mudahnya meleleh apabila efek pemanasan global dan juga rumah kaca tidak segera dihentikan.

Daerah kutub merupakan satu satunya wilayah yang tidak dilalui oleh matahari, oleh karena itu suhu disana selalu dingin dibawah 0° dari dulu. Namun akibat semakin banyaknya gas rumah jaca yang menghalangi lapisan ozon dalam memantulkan kembali panas matahari keluar angkasa akibatnya panas tersebut akan kembali lagi kebumi dan menyebar ke seluruh penjuru.

C. Perubahan pola hidup binatang dan tumbuhan

Jika semakin banyak air yang menguap maka tentu saja jumlah air dibumi akan semakin sedikit adanya, dengan begitu maka para hewan akan kesulitan untuk mencari makan dan minum demi kelangsungan hidup mereka.

Akibatnya mereka akan memilih untuk bermigrasi ke tempat yang mereka anggap lebih layak untuk ditinggali dan pada daerah mereka yang dulu akan menjadi sepi karena oara hewan telah bermigrasi ke tempat lain.

Hal ini tentu saja akan mengakibatkan ketidak seimbangan ekosistem pada masing masing daerah karena disatu wilayah penuh akan tetapi di wilayah lain sepi karena lahan yang semakin tandus akibat auhu semakin panas ini.

D. Banyak penyakit bau

Dampak gas rumah kaca yang lain ialah dapat mengakibatkan penyebaran penyakit menjadi semakin cepat dan bahkan beberapa penyakit baru akan diderita oleh sebagian orang.

Untuk menyembuhkan satu jenis penyakit saja para dokter dan ilmuan sangat kesulitan seperti kanker, demam berdarah dan juga HIV yang sampai saat ini belum ditemukan obat yang benar benar ampuh dan bisa menghilangkannya dari tubuh pasien selain dengan amputasi atau pemotongan organ yang terserang penyakit.

Selain itu jika suhu udara semakin panas maka perkembang biakan dan pertumbuhan nyamuk akan semakin cepat apalagi jika didukung dengan lingkungan kumuh, karena itulah penyebaran penyakit yang disebabkan oleh nyamuk seperti malaria dan juga demam berdarah akan lebih cepat daripada hari biasa.

E. Bencana alam dimana mana

Apabila suhu bumi yerus saja meningkat maka secara tidak langsung perut bumi juga akan semakin memanas dan mengakibatkan peningkatan pada aktivitas tektonik dan vulkanik disana. Dengan begitu maka bencana alam seperti gempa bumi dan jufa meletusnya gunung berapi tidak dapat dihindari lagi.

3. Cara mengurangi gas rumah kaca

Sebagai bonus karena saya orangnya baik hati ramah tamah serta rajin menabung, haha maka saya akan menyediakan beberapa cara yang dapat kalian lakukan guna mengurangi kandungan gas rumah kaca di atmosfer bumi.

Artikel Terkait ➡  9 Dampak efek rumah kaca terhadap lingkungan dan juga pertanian

A. Reboisasi

Upaya pertama yang dapat anda lakukan untuk mencegah terjadinya efwk rumah kaca ialah dengan melakukan penghijauan atau penanaman kembali pohon yang telah tumbang akibat ulah tangan kotor manusia itu sendiri.
Artikel efek rumah kaca

Seperti yang telah kita ketahui bahwa pohon sangat banyak manfaatnya bagi bumi salah satunya ialah dapat menetralisir gas rumah kaca seperti Co2 dimana gas seperti ini jumlahnya sangatlah banyak walau tak terlihat.

Co2 sebenarnya baik dan bermanfaat jika hanya dalam jumlah sedikit akan tetapi lain ceritanya kalau jumlah karbon dioksida swmakin banyak karena gas ini seperti racun atau pedang bermata dua dimana pada satu sisi dapat membantu kalian tapi disisi lain juga dapat menenggelamkan kalian jika tidak bisa dikendalikan lagi.

B. Hemat energi

Dengan melakukan penghematan energi baik listrik maupun bahan bakar minyak maka secara tidak langsung anda juga sudah ikut mensukseskan upaya penanggulangan efek rumah kaca dan pemanasan global yang berdampak buruk bagi seluruh kehidupan dibumi.

Listrik dan bahan bakar minyak merupakan salah satu energy yang paling banyak digunakan oleh manusia saat ini karena memiliki banyak sekali manfaat dan juga mudah digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Bagaimana bisa dengan menghemat listrik dan juga bahan bakar kita turut membantu mengatasi efek rumah kaca ? Tenang, begini penjelasannya.

Walaupun jumlah pembangkit listrik saat ini terus meningkat akan tetapi hampir keseluruhan dari limbah pembangkit tersebut ialah berupa gas CO2 yang menjadi salah satu penyebab terjadinya efek rumah kaca sekarang ini.

Dan juga pada kendaraan yang biasa anda gunakan sehari2 seperti seped motor, mobil dan semacamnya akan menghasilkan lebih banyak gas co2 karena jumlah kendaraan seperti ini sangat banyak bahkan ada yang dalam satu rumah memiliki lebih dari 3 motor dan mobil.

C. Daur ulang

Banyak masyarakat sat ini lebih memilih untuk membakar sisa sampah rumah tangga mereka daripada menyumbangkannya kepada agen untuk didaur ulang kembali menjadi benda yang lebih bermanfaat.

Tahukah klian bahwa asap hasil pembakaran tersebut juga sedikit banyak mengandung gas CO2 atau gas efk rumah kaca dimana nantinya gas inilah yang akan memperburuk keadaan seperti terjadinya oemanasan global dan efek rumah kaca ini.

Daripada membakar sampah akan lebih baik jika anda mendaur ulanh barang2 yang sekiranya dapat di buat kembali menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat dan jika and acukup terampil maka ada satu pilihan lain dimana anda dapat menjual hasil daur ulang tersebut seperti gantungan kunci, manik manim dan lain sebagainya.

Sumber : Artikel Efek rumah kaca.

Sekian mengenai artikel berjudul GAS RUMAH KACA diatas, jika ada pertanyaan maupun keluhan yang ingin disampaikan mohon ditulis melalui kolom komentar ya.

Terimakasih

Gas rumah kaca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here